Contoh perhitungan KPR perumahan

Berikut ini adalah contoh perhitungan KPR (Kredit Pemilikan Rumah) dengan asumsi sebagai berikut:Harga rumah yang akan dibeli adalah Rp. 200.000.000,-Uang ...

Berikut ini adalah contoh perhitungan KPR (Kredit Pemilikan Rumah) dengan asumsi sebagai berikut:

  • Harga rumah yang akan dibeli adalah Rp. 200.000.000,-
  • Uang muka (DP) sebesar 20% dari harga rumah atau Rp. 40.000.000,-
  • Jangka waktu KPR selama 10 tahun
  • Suku bunga KPR sebesar 7% per tahun


  1. Hitung jumlah pokok pinjaman
    Jumlah pokok pinjaman adalah harga rumah dikurangi dengan uang muka (DP), sehingga:
    Jumlah pokok pinjaman = Rp. 200.000.000,- - Rp. 40.000.000,- = Rp. 160.000.000,-

  2. Hitung jumlah bunga yang harus dibayar per bulan
    Jumlah bunga per bulan adalah suku bunga per tahun dibagi dengan 12 bulan, dikali dengan jumlah pokok pinjaman, sehingga:
    Jumlah bunga per bulan = 7% / 12 x Rp. 160.000.000,- = Rp. 933.333,-

  3. Hitung jumlah cicilan per bulan
    Jumlah cicilan per bulan adalah jumlah pokok pinjaman yang akan dibayar secara berkala (annuitas), yang mencakup cicilan pokok dan bunga. Dalam perhitungan ini, kita akan menggunakan rumus anuitas, yaitu:

    Cicilan = (Jumlah Pokok Pinjaman x (Suku Bunga / (1 - (1 + Suku Bunga) ^ -Jangka Waktu)))

    Dengan mengganti nilai, rumusnya akan menjadi:

    Cicilan = (Rp. 160.000.000,- x (7% / (1 - (1 + 7%) ^ -10)))

    Cicilan = Rp. 2.022.293,-


Dalam contoh ini, cicilan per bulan yang harus dibayar adalah Rp. 2.022.293,- per bulan.

Dalam perhitungan KPR, ada beberapa biaya tambahan yang perlu diperhitungkan, seperti biaya administrasi, biaya notaris, biaya appraisal, dan biaya asuransi. Namun, perhitungan di atas dapat memberikan gambaran tentang jumlah cicilan KPR yang harus dibayarkan setiap bulan.

Kawah Anugerah
26 Mar 2023   349 kali
Kontak Kami